Loading
ID
Komunitas
TrustFinance bukan penasihat keuangan berlisensi dan tidak berafiliasi dengan lembaga keuangan mana pun di wilayah Anda. Harap lakukan riset sendiri sebelum berinvestasi.

TrustFinance Global Insights
Th08 26, 2026
2 min read
0

Dolar AS diperkirakan akan mengalami kerugian mingguan karena investor memandang upaya pembelian kembali obligasi oleh Departemen Keuangan sebagai solusi sementara, memicu kekhawatiran tentang pendekatan intervensi mereka.
Skeptisisme ini didorong oleh kekhawatiran atas memburuknya prospek fiskal dan kredibilitas institusi AS.
Meskipun rencana Departemen Keuangan AS untuk menggandakan pembelian kembali sekuritas berjangka panjang dan mengejar konsolidasi fiskal, tindakan-tindakan ini gagal menghentikan aksi jual di obligasi pemerintah AS (Treasuries).
Indeks dolar diperkirakan akan mengalami penurunan mingguan lebih dari 0,8%, melayang di dekat level terendah tiga bulan.
Akibatnya, euro, sterling, dolar Australia, dan dolar Selandia Baru telah menguat.
Dengan utang AS yang melebihi $40 triliun, investor melakukan diversifikasi. Bitcoin melonjak ke level tertinggi lebih dari dua bulan, siap untuk kenaikan mingguan terbesarnya dalam 2,5 tahun, sementara harga emas spot juga diproyeksikan untuk kenaikan mingguan yang signifikan.
Respons pasar menunjukkan bahwa meskipun instrumen kebijakan dapat sementara memengaruhi imbal hasil, masalah fiskal yang mendasari dan dinamika pembiayaan kedaulatan jangka panjang tetap krusial bagi kepercayaan investor.
Q: Mengapa dolar AS melemah?
A: Investor skeptis terhadap strategi pembelian kembali obligasi oleh Departemen Keuangan AS, memandangnya sebagai solusi sementara yang tidak sepenuhnya mengatasi masalah kesehatan fiskal yang mendasari.
Q: Aset apa saja yang diuntungkan dari pelemahan dolar?
A: Euro, sterling, dolar Australia, dolar Selandia Baru, emas, dan Bitcoin semuanya menguat karena investor berupaya melakukan diversifikasi dari aset-aset berdenominasi dolar.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.