TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 12, 2026
2 min read
6

Dolar AS melonjak terhadap mata uang utama karena kegagalan pembicaraan damai antara Washington dan Teheran memicu pelarian ke aset aman di kalangan investor. Euro jatuh 0,53% menjadi $1,1663, sementara dolar menguat 0,1% terhadap yen Jepang. Kontrak berjangka saham AS mengindikasikan pembukaan yang lebih rendah, jatuh lebih dari 1%.
Ketidakpastian pasar meningkat setelah Presiden Donald Trump mengumumkan Angkatan Laut AS akan memblokade Selat Hormuz, jalur penting untuk pasokan energi global. Perkembangan ini menyusul runtuhnya negosiasi, mendorong harga minyak naik lebih dari 30% dan memicu kekhawatiran inflasi yang meluas. Optimisme baru-baru ini dari gencatan senjata sementara kini telah sepenuhnya sirna.
Peran dolar sebagai aset safe-haven utama telah diperkuat, mengingat terbatasnya paparan AS terhadap inflasi impor energi. Akibatnya, mata uang yang sensitif terhadap risiko seperti dolar Australia dan poundsterling Inggris jatuh tajam masing-masing sebesar 1,1% dan 0,5%. Emas kehilangan sekitar 10% nilainya karena investor lebih memilih dolar untuk keamanan.
Pasar telah kembali ke kondisi penghindaran risiko yang berlaku sebelum gencatan senjata singkat. Fokus kini beralih ke potensi tindakan AS lebih lanjut terhadap Iran dan risiko konsekuensial terhadap infrastruktur energi di seluruh Timur Tengah, yang dapat memiliki dampak jangka panjang pada ekonomi global.
T: Mengapa dolar AS menguat?
J: Dolar menguat karena investor mencarinya sebagai aset safe-haven di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik menyusul kegagalan pembicaraan damai AS-Iran.
T: Apa dampak langsungnya terhadap pasar lain?
J: Harga minyak melonjak lebih dari 30%, kontrak berjangka saham AS menurun, dan mata uang yang sensitif terhadap risiko melemah secara signifikan terhadap dolar.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait