TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
ม.ค. 30, 2026
2 min read
4

Dolar AS menguat pada hari Jumat menyusul spekulasi bahwa Kevin Warsh bisa menjadi ketua Federal Reserve yang baru. Meskipun ada kenaikan harian, mata uang ini tetap berada di jalur kerugian mingguan kedua berturut-turut di tengah ketidakpastian atas kebijakan ekonomi.
Indeks Dolar, yang melacak greenback terhadap sekeranjang enam mata uang lainnya, naik 0,4% menjadi diperdagangkan pada 96,505.
Pendorong utama kenaikan harian dolar adalah meningkatnya ekspektasi pasar akan kepemimpinan Fed yang baru. Namun, sentimen yang lebih luas tetap berhati-hati, menempatkan dolar untuk penurunan mingguan sekitar 0,9%.
Kelemahan mendasar ini terkait dengan kekhawatiran investor mengenai kejelasan dan implementasi agenda ekonomi pemerintahan Trump.
Perubahan kepemimpinan Fed dapat menandakan potensi pergeseran dalam kebijakan moneter di masa depan, secara langsung memengaruhi suku bunga dan valuasi mata uang. Untuk saat ini, pasar sedang mempertimbangkan prospek ketua baru terhadap ketidakpastian kebijakan yang berlaku.
Dinamika ini telah menghasilkan dorongan jangka pendek untuk dolar sementara tren penurunan mingguan terus berlanjut.
Sebagai kesimpulan, meskipun rumor seputar kepemimpinan Federal Reserve telah memberikan dorongan sementara bagi dolar AS, tren keseluruhan untuk minggu ini tetap negatif. Pelaku pasar akan memantau dengan cermat penunjukan politik dan perkembangan kebijakan ekonomi untuk arah selanjutnya.
T: Mengapa dolar AS naik pada hari Jumat?
J: Dolar naik karena meningkatnya spekulasi bahwa Kevin Warsh mungkin akan ditunjuk sebagai ketua Federal Reserve berikutnya.
T: Bagaimana prospek mingguan untuk dolar?
J: Meskipun ada kenaikan harian, dolar berada di jalur kerugian mingguan kedua berturut-turut, diproyeksikan sekitar 0,9%.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait