TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
ก.พ. 06, 2026
2 min read
1

Dolar AS mempertahankan posisinya mendekati level tertinggi dua minggu, memposisikan dirinya untuk kenaikan mingguan yang signifikan. Kekuatan mata uang ini terutama didorong oleh peningkatan permintaan aset safe-haven dari investor di tengah aksi jual di pasar saham AS.
Pada pukul 05:10 ET, Indeks Dolar, yang mengukur nilai greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, stabil di 97.700. Level ini menempatkan indeks pada jalur kenaikan mingguan hampir 1 persen. Pendorong utama pergerakan ini adalah kekhawatiran investor yang berasal dari lonjakan pengeluaran terkait Kecerdasan Buatan, yang telah memicu aksi jual di Wall Street dan mendorong pelaku pasar menuju aset yang lebih aman seperti dolar.
Penguatan dolar mencerminkan sentimen penghindaran risiko di pasar keuangan. Tren ini dapat memiliki beberapa konsekuensi, termasuk membuat ekspor AS lebih mahal dan berpotensi memengaruhi pendapatan perusahaan multinasional. Untuk pasar valuta asing, ini menandakan tekanan pada mata uang utama lainnya karena investor memindahkan modal dari aset yang lebih berisiko dan menuju keamanan yang dirasakan dari mata uang AS.
Ke depan, lintasan dolar kemungkinan akan dipengaruhi oleh sentimen pasar yang berkelanjutan terhadap pengeluaran sektor teknologi dan indikator ekonomi yang lebih luas. Para pedagang akan memantau dengan cermat kinerja Wall Street dan rilis data penting untuk mencari tanda-tanda volatilitas yang berkelanjutan atau kembalinya stabilitas, yang akan menentukan permintaan jangka pendek untuk greenback.
Q: Mengapa dolar AS dianggap sebagai aset safe-haven?
A: Dolar AS dipandang sebagai aset safe-haven karena stabilitas dan ukuran ekonomi AS. Statusnya sebagai mata uang cadangan utama dunia menjadikannya penyimpan nilai yang andal selama masa ketidakpastian ekonomi global.
Q: Apa yang menyebabkan aksi jual Wall Street baru-baru ini yang disebutkan dalam laporan?
A: Aksi jual tersebut dipicu oleh kekhawatiran investor atas lonjakan signifikan dalam pengeluaran terkait sektor Kecerdasan Buatan, yang menyebabkan kekhawatiran tentang profitabilitas dan valuasi pasar.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait