TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 08, 2026
2 min read
9

Dolar AS jatuh ke titik terendah dalam dua minggu menyusul pengumuman Presiden Donald Trump tentang gencatan senjata dua minggu dengan Iran. Perkembangan ini memicu pergeseran 'risk-on' yang signifikan di pasar global. Indeks dolar AS, ukuran kekuatan greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, turun 1,0% menjadi 98,97.
Pergeseran dari dolar sebagai aset safe-haven menyebabkan reli luas pada mata uang lainnya. Euro menguat 0,7% menjadi $1,167, dan yen Jepang menguat 0,6% menjadi 158,68 per dolar. Mata uang yang terkait komoditas juga mengalami kenaikan signifikan, dengan dolar Australia naik 1,3% dan dolar Selandia Baru melonjak 1,4%. Sentimen positif meluas ke mata uang kripto, karena bitcoin naik 3,4% dan ether melonjak 5,7%.
Reaksi pasar menyusul periode ketegangan yang meningkat di mana Presiden Trump sebelumnya mengancam akan menyerang infrastruktur Iran. Pengumuman gencatan senjata, yang dibuat sesaat sebelum tenggat waktu penting, meredakan kekhawatiran geopolitik dan memicu selera investor terhadap aset berisiko lebih tinggi, mengalihkan modal dari dolar AS.
De-eskalasi ketegangan AS-Iran secara langsung berdampak pada pasar valuta asing, melemahkan dolar dan memperkuat sebagian besar mata uang utama lainnya serta aset digital. Pelaku pasar akan terus memantau stabilitas gencatan senjata dan implikasinya terhadap sentimen risiko global.
T: Mengapa dolar AS melemah?
J: Dolar melemah karena gencatan senjata mengurangi risiko geopolitik, menurunkan permintaan dolar sebagai aset safe-haven dan mendorong investasi pada mata uang lainnya.
T: Aset lain apa saja yang terpengaruh?
J: Euro, Yen, Pound Inggris, Dolar Australia, dan Dolar Selandia Baru semuanya menguat. Mata uang kripto seperti Bitcoin dan Ether juga mengalami kenaikan signifikan.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait