TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 25, 2026
2 min read
18

Diageo, produsen minuman beralkohol terbesar di dunia, telah memangkas proyeksi penjualan dan laba tahunannya untuk kedua kalinya dalam empat bulan dan secara signifikan mengurangi dividennya. Penyesuaian ini merupakan respons langsung terhadap melemahnya permintaan konsumen di pasar utamanya, termasuk Amerika Serikat dan Tiongkok.
Perusahaan melaporkan penurunan tajam 9,3% dalam penjualan di AS, dengan merek tequila berpertumbuhan tinggi seperti Don Julio anjlok lebih dari 23%. Diageo mengaitkan penurunan ini dengan tekanan pada pendapatan sekali pakai dan meningkatnya persaingan. Akibatnya, perusahaan kini memperkirakan penjualan organik untuk tahun 2026 akan turun antara 2% dan 3%.
Mencerminkan kondisi yang menantang, Diageo memangkas dividen interimnya menjadi 20 sen per saham, turun dari 40,5 sen setahun sebelumnya. Keputusan ini menggarisbawahi tugas di depan bagi CEO baru Dave Lewis, yang berfokus pada pengurangan utang dan menghidupkan kembali pertumbuhan di tengah sentimen konsumen global yang rapuh.
Proyeksi yang direvisi dan pemotongan dividen Diageo menyoroti tantangan yang terus-menerus dalam industri minuman beralkohol global. Kepemimpinan perusahaan harus mengatasi perlambatan permintaan dan persaingan ketat untuk menstabilkan kinerja keuangannya dan memulihkan kepercayaan investor.
T: Mengapa Diageo memangkas proyeksinya?
J: Diageo memangkas proyeksinya karena permintaan yang terus melemah di AS dan Tiongkok, tekanan persaingan, dan penurunan belanja konsumen.
T: Berapa banyak Diageo memangkas dividennya?
J: Dividen interim dipangkas lebih dari setengahnya, berkurang dari 40,5 sen menjadi 20 sen per saham.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

07 Mar 2026
Kedutaan Besar AS di Baghdad Diserang Roket