TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 08, 2026
2 min read
24

Delta Air Lines mengumumkan proyeksi laba yang lebih rendah dari perkiraan untuk kuartal kedua dan menghapus semua rencana pertumbuhan kapasitas untuk periode tersebut. Keputusan ini berasal dari kenaikan tajam harga bahan bakar jet, yang diperkirakan akan menambah biaya lebih dari $2 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.
Industri penerbangan menghadapi tantangan signifikan karena harga bahan bakar jet telah melonjak hampir dua kali lipat sejak akhir Februari, bertindak sebagai uji tekanan besar pertama pasca-pandemi. Lonjakan ini meningkatkan biaya operasional, di mana bahan bakar biasanya menyumbang sekitar seperempat dari pengeluaran, memaksa maskapai untuk menyesuaikan strategi dan jadwal guna melindungi margin.
Delta memproyeksikan pendapatan yang disesuaikan sebesar $1,00 hingga $1,50 per saham untuk kuartal Juni, di bawah konsensus analis sebesar $1,41. Sebagai tanggapan, maskapai memangkas kapasitas yang direncanakan sebesar 3,5 poin persentase. Industri yang lebih luas juga merespons dengan langkah-langkah seperti menaikkan biaya bagasi untuk sebagian mengimbangi beban keuangan.
Meskipun permintaan perjalanan yang kuat memberikan sedikit penyangga, harga bahan bakar yang tinggi secara berkelanjutan menciptakan prospek yang tidak pasti. CEO Delta mencatat bahwa lingkungan ini dapat mempercepat perombakan struktural, memisahkan maskapai yang lebih kuat dari yang lebih lemah. Investor akan mengamati bagaimana maskapai mengelola biaya dan apakah permintaan tetap tangguh terhadap tarif yang lebih tinggi.
Q: Mengapa Delta menurunkan proyeksi laba Q2-nya?
A: Delta menurunkan proyeksinya karena lonjakan signifikan harga bahan bakar jet, yang diproyeksikan akan meningkatkan biaya kuartalannya lebih dari $2 miliar dari tahun ke tahun.
Q: Bagaimana Delta menanggapi biaya bahan bakar yang lebih tinggi?
A: Maskapai ini menghapus semua rencana pertumbuhan kapasitas untuk kuartal Juni, mengurangi pasokannya sekitar 3,5 persen, dan telah menaikkan biaya bagasi terdaftar.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

07 May 2026
Vernal Capital IPO Meraup $100 Juta di NYSE