TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 25, 2026
2 min read
14

Indeks saham utama Kolombia, COLCAP, mengakhiri sesi perdagangan Selasa dengan penurunan signifikan sebesar 2,95%. Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh kinerja buruk di seluruh sektor pasar utama, menandakan sentimen bearish di kalangan investor.
Penurunan di pasar yang lebih luas dipimpin oleh kerugian besar di sektor Keuangan, Investasi, dan Layanan Publik. Menurut data dari Bursa Efek Kolombia, saham-saham yang jatuh secara signifikan lebih banyak daripada yang naik, mencerminkan tekanan negatif yang meluas di pasar selama sesi tersebut.
Meskipun pasar mengalami penurunan, beberapa saham mencatat kenaikan yang signifikan. Grupo Cibest SA (CIBEST) menjadi saham dengan kinerja terbaik, melonjak 8,46% mencapai rekor tertinggi baru di 93,820.00. Saham lain yang menguat termasuk Banco Davivienda Pf (DVI_p), yang naik 4,01%, dan Interconnection Electric SA ESP (ISA), naik 3,08%.
Di sisi yang merugi, Grupo Energia Bogota SA ESP (GEB) turun 2,80%. Diikuti oleh Grupo Argos SA (ARG) dengan penurunan 1,92% dan Grupo Aval Acciones y Valores SA Pref (GAA_p), yang turun 1,82%.
Penurunan tajam indeks COLCAP menyoroti kelemahan spesifik sektor yang memengaruhi kepercayaan investor. Selain ekuitas, pasar komoditas menunjukkan hasil yang beragam, dengan harga berjangka Kopi C AS naik sementara harga berjangka Kakao dan Emas AS turun. Di pasar mata uang, pasangan USD/COP mengalami kenaikan 0,47%, menunjukkan dolar yang lebih kuat terhadap peso Kolombia.
T: Apa penyebab penurunan indeks COLCAP?
J: Penurunan ini terutama didorong oleh kerugian di tiga sektor utama: Keuangan, Investasi, dan Layanan Publik.
T: Saham mana yang berkinerja terbaik hari ini?
J: Grupo Cibest SA adalah saham dengan kinerja terbaik, naik 8,46% dan mencapai rekor tertinggi baru.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait