TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 14, 2026
2 min read
7

Penambang tembaga milik negara Chili, Codelco, dan tiga kontraktornya telah didenda oleh otoritas ketenagakerjaan menyusul peristiwa seismik fatal di tambang El Teniente tahun lalu. Insiden tersebut mengakibatkan enam kematian kontraktor dan gangguan operasional yang signifikan.
Catatan regulasi mengungkapkan bahwa ketiga kontraktor menerima denda gabungan sekitar $87.000, jauh lebih besar daripada denda Codelco yang sekitar $20.000. Codelco didenda karena prosedur peringatan seismik yang tidak memadai, sementara kontraktor menghadapi sanksi karena kegagalan dalam pelaporan kecelakaan dan perencanaan keselamatan.
Runtuhnya tambang memaksa penghentian semua operasi bawah tanah, menyebabkan kerugian produksi puluhan ribu metrik ton tembaga, yang memengaruhi pasokan global. Sebagai tanggapan, Codelco menyatakan akan memperketat protokol keselamatan dan telah mengajukan banding atas denda dari kementerian tenaga kerja, sementara operasi secara bertahap dimulai kembali.
Investigasi oleh badan regulasi dan kriminal masih berlangsung. Insiden ini menyoroti risiko geoteknik di tambang-tambang Chili yang menua dan menimbulkan pertanyaan tentang efek jera dari besaran denda saat ini terhadap perusahaan-perusahaan besar, dengan ketidakpastian yang masih menyelimuti kapan tambang akan sepenuhnya kembali beroperasi normal.
T: Mengapa Codelco didenda lebih sedikit daripada kontraktornya?
J: Kode ketenagakerjaan Chili dengan pembagian tanggung jawab menempatkan kontraktor bertanggung jawab langsung sebagai pemberi kerja untuk tugas kepatuhan tertentu seperti pelaporan kecelakaan dan penilaian risiko, yang menyebabkan denda yang lebih berat bagi mereka.
T: Apa penyebab utama insiden tersebut?
J: Runtuhnya tambang dipicu oleh peristiwa seismik bawah tanah, yang dikenal sebagai ledakan batuan (rock burst), yang diukur sekitar magnitudo 4,3.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait