TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Jan 30, 2026
2 min read
2

Analisis terbaru oleh Citi menunjukkan bahwa harga emas saat ini didukung oleh konvergensi signifikan risiko geopolitik dan ekonomi. Bank tersebut menyarankan bahwa meskipun faktor-faktor ini menjaga harga tetap tinggi, sebagian besar premi risiko ini dapat berkurang setelah tahun 2026.
Citi mengidentifikasi beberapa risiko inti yang memperkuat permintaan emas. Ini termasuk ketegangan yang sedang berlangsung antara AS dan Tiongkok, potensi konflik atas Taiwan, dan kekhawatiran yang terus-menerus tentang tingkat utang pemerintah AS. Selain itu, ketidakpastian seputar pengembangan kecerdasan buatan disebut sebagai faktor pemicu.
Ke depan, Citi memproyeksikan bahwa sekitar setengah dari risiko yang saat ini diperhitungkan dalam harga emas mungkin tidak akan bertahan setelah tahun 2026. Bank tersebut menunjuk pada potensi berakhirnya perang Rusia-Ukraina dan de-eskalasi ketegangan dengan Iran sebagai peristiwa besar yang dapat secara signifikan mengurangi profil risiko global, sehingga mengurangi permintaan emas sebagai aset safe-haven.
Singkatnya, alokasi emas diperkirakan akan tetap didukung oleh ketidakpastian global dalam jangka pendek. Namun, pandangan jangka panjang Citi menunjukkan potensi normalisasi karena beberapa pendorong geopolitik utama diantisipasi akan terselesaikan, berpotensi menyebabkan memudarnya premi risiko logam tersebut.
T: Apa risiko utama yang mendukung harga emas menurut Citi?
J: Risiko utama meliputi ketegangan AS-Tiongkok, potensi konflik Tiongkok-Taiwan, kekhawatiran utang pemerintah AS, dan ketidakpastian seputar kecerdasan buatan.
T: Kapan Citi memperkirakan risiko yang mendukung emas akan berkurang?
J: Citi memperkirakan bahwa sekitar setengah dari faktor risiko saat ini mungkin akan memudar atau tidak bertahan setelah tahun 2026.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait