TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
4月 23, 2026
2 min read
13

Analis Citigroup memproyeksikan nilai tukar USD/JPY akan tetap berada dalam kisaran sempit ¥158 hingga ¥160. Prakiraan ini tetap berlaku meskipun ada kondisi yang biasanya menandakan pembalikan tren jangka panjang, terutama penyempitan selisih suku bunga antara AS dan Jepang.
Potensi pemulihan yen terhambat oleh tekanan ke bawah yang signifikan yang berasal dari kinerja ekuitas Jepang yang secara historis kuat. Sentimen risk-on ini secara efektif menghambat apresiasi mata uang tersebut, bahkan ketika perbedaan suku bunga yang mendasari menjadi lebih menguntungkan bagi yen.
Citi menyarankan bahwa jika pasangan USD/JPY menembus level ¥160, intervensi pemerintah untuk membeli yen kemungkinan akan terjadi. Tindakan semacam itu dapat mendorong nilai tukar turun hingga sekitar ¥155, yang dianggap sebagai batas bawah maksimum dalam jangka pendek. Sementara itu, Bank of Japan diperkirakan akan mempertahankan suku bunga kebijakannya tidak berubah dalam pertemuan mendatang.
Yen tetap berada di bawah tekanan dari pasar ekuitas domestik yang bullish, yang saat ini mengesampingkan pengaruh penyempitan selisih suku bunga. Para trader akan memantau ketat level ¥160 untuk potensi intervensi bank sentral dan setiap perubahan dalam kebijakan Bank of Japan.
T: Apa prakiraan utama Citi untuk nilai tukar USD/JPY?
J: Citi memperkirakan pasangan ini akan diperdagangkan dalam kisaran ketat ¥158 hingga ¥160 per dolar.
T: Mengapa yen tidak menguat meskipun selisih suku bunga menyempit?
J: Kinerja kuat ekuitas Jepang menciptakan tekanan ke bawah pada yen, melawan efek penyempitan selisih suku bunga.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait