TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 12, 2026
2 min read
75

Citigroup telah menyetujui paket kompensasi total sebesar $42 juta untuk CEO Jane Fraser untuk tahun 2025, peningkatan signifikan hampir 22% dari $34,5 juta yang ia terima pada tahun 2024. Struktur kompensasi barunya meliputi gaji pokok $1,5 juta, insentif tunai $6,075 juta, dan sisanya dalam bentuk insentif yang ditangguhkan.
Pengajuan bank menyoroti upaya sukses Fraser untuk merampingkan manajemen dan mendivestasi bisnis non-inti. Strategi ini berkontribusi pada kenaikan harga saham perusahaan sebesar 65,8% tahun lalu, yang secara signifikan mengungguli para pesaingnya. Keputusan ini juga mencerminkan pendapatan rekor di seluruh unit bisnis inti Citigroup dan kemajuan signifikan dalam isu-isu regulasi penting.
Penyesuaian gaji ini mencerminkan kenaikan kompensasi serupa untuk para kepala eksekutif di perusahaan Wall Street pesaing, termasuk Goldman Sachs dan Morgan Stanley. Tren ini menunjukkan bahwa institusi keuangan besar sedang memposisikan diri untuk tahun yang kuat dalam kesepakatan bisnis yang diantisipasi. Bagi Citigroup, penyelesaian perintah persetujuan regulasi yang telah lama tertunda tetap menjadi fokus utama untuk memungkinkan fokus yang lebih tajam pada pertumbuhan keuntungan.
Kenaikan gaji yang substansial ini menandakan kepercayaan kuat dewan terhadap kepemimpinan dan visi strategis Fraser. Investor kemungkinan akan mengamati kelanjutan pelaksanaan rencana restrukturisasi perusahaan dan penyelesaian akhir masalah regulasi, yang dipandang sebagai katalisator penting untuk kinerja di masa depan.
T: Berapa kenaikan total kompensasi Jane Fraser untuk tahun 2025?
J: Total kompensasinya meningkat hampir 22% menjadi $42 juta, naik dari $34,5 juta pada tahun sebelumnya.
T: Apa alasan utama kenaikan kompensasi tersebut?
J: Alasan utamanya meliputi kenaikan harga saham sebesar 65,8%, perampingan manajemen yang sukses, pendapatan rekor di bisnis inti, dan kemajuan signifikan dalam kepatuhan regulasi.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait