TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
May 13, 2026
2 min read
11

Amerika Serikat dan Tiongkok akan membahas perpanjangan gencatan senjata atas pembatasan ekspor logam tanah jarang, namun data bea cukai Tiongkok mengungkapkan bahwa Beijing terus membatasi pengiriman bahan-bahan penting ini. Ekspor logam tanah jarang berat seperti yttrium, disprosium, dan terbium telah turun sekitar 50% sejak kontrol diterapkan pada April 2025, berdampak pada sektor pertahanan dan manufaktur global.
Meskipun ada peningkatan keseluruhan dalam volume ekspor logam tanah jarang, Tiongkok tetap mempertahankan kontrol ketat atas bahan-bahan khusus yang diproduksi hampir secara eksklusif di dalam perbatasannya. Bahan-bahan ini sangat penting untuk aplikasi teknologi tinggi di bidang kedirgantaraan, semikonduktor, dan elektronik. Pembatasan yang sedang berlangsung ini bertentangan dengan perjanjian sebelumnya di mana Tiongkok berkomitmen untuk menghilangkan kontrol semacam itu, menciptakan titik pertikaian menjelang KTT para pemimpin yang akan datang.
Kekurangan pasokan telah menyebabkan kenaikan harga yang signifikan secara global. Sejak April 2025, harga disprosium dan terbium telah meningkat empat hingga lima kali lipat di luar Tiongkok. Sekutu utama AS sangat terpengaruh; Jepang hanya menerima 4% dari impor disprosium sebelumnya, dan Jerman tidak menerima sama sekali. Hal ini memaksa produsen untuk membayar 1,5 hingga 3 kali lebih mahal untuk magnet esensial, mengganggu rantai pasokan.
Sementara pembicaraan diplomatik terus berlanjut, lisensi ekspor selektif Tiongkok mempertahankan pengaruh strategisnya atas rantai pasokan yang sensitif. Pasar global menghadapi situasi yang memburuk karena menggantikan dominasi Tiongkok dalam produksi logam tanah jarang adalah tantangan jangka panjang, mendorong negara-negara G7 untuk berinvestasi dalam sumber pasokan alternatif.
T: Mengapa logam tanah jarang penting secara strategis?
J: Mereka adalah komponen vital untuk sistem pertahanan, teknologi kedirgantaraan, semikonduktor, dan magnet kuat yang digunakan dalam kendaraan listrik dan elektronik konsumen.
T: Negara mana saja yang paling terpengaruh oleh pembatasan ekspor Tiongkok?
J: Selain AS, ekonomi manufaktur utama dan sekutu AS seperti Jepang dan Jerman mengalami pengurangan drastis dalam pasokan logam tanah jarang tertentu.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait