Saham Tiongkok Mengincar Fase 'Bull' Lambat Berkat Reformasi: UBS

User profile image

TrustFinance Global Insights

Jan 17, 2026

2 min read

2

Saham Tiongkok Mengincar Fase 'Bull' Lambat Berkat Reformasi: UBS

UBS Memperkirakan Pasar Bull Bertahap untuk Saham Tiongkok

Analis di UBS telah memproyeksikan fase "Slow Bull" potensial untuk pasar ekuitas Tiongkok. Proyeksi ini didasarkan pada reformasi pasar baru-baru ini yang diprakarsai oleh pembuat kebijakan yang bertujuan untuk mengalihkan kekayaan rumah tangga dari sektor real estat ke pasar saham.

Gambaran Umum Dinamika Pasar Tiongkok

Selama lebih dari satu dekade, pasar A-share Tiongkok telah berkinerja di bawah indeks global utama. Menurut laporan tersebut, keterlambatan ini bukan disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi yang lemah, melainkan oleh masalah struktural yang mengakar dalam pasar modal negara tersebut. Reformasi baru ini merupakan upaya signifikan untuk mengatasi masalah-masalah yang telah lama ada ini.

Dampak pada Ekonomi dan Pasar

Pergeseran kebijakan ini dirancang untuk menyalurkan sebagian besar tabungan rumah tangga, yang secara historis terkonsentrasi pada properti, ke dalam ekuitas. Realokasi strategis ini dapat meningkatkan likuiditas dan mendukung valuasi di pasar saham dalam jangka panjang. Ini menandakan langkah untuk menciptakan struktur ekonomi yang lebih seimbang, mengurangi ketergantungan pada sektor properti untuk penciptaan kekayaan.

Ringkasan dan Prospek

Transisi ini diperkirakan akan bertahap, mendorong kenaikan pasar yang berkelanjutan namun terukur daripada reli yang cepat. Keberhasilan pasar "Slow Bull" ini akan bergantung pada implementasi efektif reformasi struktural ini dan respons yang sesuai dari investor domestik.

FAQ

Q: Apa itu pasar "Slow Bull"?
A: Ini menggambarkan lingkungan pasar yang ditandai oleh tren kenaikan harga aset yang bertahap dan berkelanjutan, berbeda dengan lonjakan yang cepat dan volatil.

Q: Mengapa Tiongkok mendorong pergeseran dari properti ke saham?
A: Pemerintah bertujuan untuk mengatasi masalah struktural di pasar modalnya, mengurangi risiko ekonomi yang terkait dengan sektor properti, dan menyediakan saluran investasi alternatif untuk kekayaan rumah tangga.

Sumber: Investing.com

Ditulis oleh

User profile image

TrustFinance Global Insights

AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.