AI Tiongkok Hanya Beberapa Bulan di Belakang AS, Kata CEO DeepMind

TrustFinance Global Insights
1月 16, 2026
2 min read
2

Perkembangan Kunci dalam Perlombaan AI
Demis Hassabis, CEO Google DeepMind, menyatakan bahwa model kecerdasan buatan Tiongkok kini hanya berjarak beberapa bulan di belakang model yang dikembangkan di Amerika Serikat dan Barat. Ini menandai penyempitan kesenjangan teknologi yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Gambaran Umum Situasi
Akselerasi ini didorong oleh raksasa teknologi Tiongkok seperti Alibaba, Baidu, dan Tencent, didukung oleh dorongan pemerintah untuk kemandirian. Meskipun model dari perusahaan seperti DeepSeek menyaingi rekan-rekan AS dalam tolok ukur, Hassabis mempertanyakan apakah pengembang Tiongkok dapat berinovasi melampaui kerangka kerja yang ada untuk menciptakan terobosan sejati.
Dampak Ekonomi dan Pasar
Penyempitan kesenjangan ini mengintensifkan persaingan teknologi global, memengaruhi saham seperti GOOGL, BABA, dan BIDU. Hambatan kritis bagi Tiongkok tetaplah ketergantungannya pada chip AI canggih, di mana upaya dalam negeri masih tertinggal di belakang pemimpin pasar Nvidia. Kesenjangan perangkat keras ini menjadi fokus utama bagi investor dan pembuat kebijakan.
Kesimpulan
Tiongkok dengan cepat menutup kesenjangan AI tetapi menghadapi hambatan dalam inovasi fundamental dan perangkat keras. Perlombaan AI global akan terus berakselerasi, dengan kemajuan dalam teknologi semikonduktor menjadi faktor penentu kepemimpinan pasar di masa depan.
FAQ
T: Seberapa jauh AI Tiongkok tertinggal dibandingkan AS?
J: Menurut CEO Google DeepMind Demis Hassabis, model AI Tiongkok hanya berjarak beberapa bulan di belakang upaya Barat.
T: Apa tantangan utama bagi pengembangan AI Tiongkok?
J: Tantangan utama meliputi pencapaian terobosan fundamental di luar model yang ada dan pengembangan chip AI buatan dalam negeri yang dapat bersaing dengan perangkat keras terkemuka dari perusahaan seperti Nvidia.
T: Perusahaan Tiongkok mana yang memimpin dalam AI?
J: Raksasa teknologi besar seperti Alibaba, Baidu, dan Tencent, bersama dengan perusahaan baru seperti DeepSeek, adalah pemain terkemuka di sektor AI Tiongkok.
Sumber: Investing.com
Ditulis oleh

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Pilihan terbaik minggu ini
Dapatkan E-Book SMC Gratis: Strategi Trading Terbaik Tahun 2025! Senilai Rp4,200,000
7 Faktor Utama yang Mempengaruhi Harga Bitcoin di Pasar Global
Analisis 15 Cryptocoin yang Layak Diinvestasikan pada 2025: Peluang dan Tren Pasar Kripto
Daftar Hari Ini untuk Mendapatkan E-book Gratis!
Apa itu Bitcoin? Mengapa ini menjadi mata uang digital yang menarik perhatian di seluruh dunia?
Artikel Terkait







