TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Jan 30, 2026
2 min read
3

Para ahli strategi Bank of America telah mengeluarkan sinyal jual untuk aset berisiko karena Indikator Bull & Bear milik mereka naik ke tingkat optimisme ekstrem 9,4, dari sebelumnya 9,2. Pembacaan ini menunjukkan bahwa sentimen investor telah menjadi terlalu bullish, yang seringkali merupakan tanda kontrarian untuk koreksi pasar yang akan datang.
Menurut laporan yang dipimpin oleh ahli strategi Michael Hartnett, kenaikan indikator ini terutama didorong oleh luasnya indeks saham global yang kuat dan teknikal pasar kredit yang kokoh. Selain itu, posisi 'long-only' yang besar dari investor bullish berkontribusi secara signifikan, mengalahkan dampak arus keluar dana ekuitas baru-baru ini dari pasar.
Sinyal jual dari indikator yang banyak diamati ini berfungsi sebagai bendera peringatan bagi investor. Secara historis, tingkat optimisme setinggi itu telah mendahului periode konsolidasi atau penurunan pasar. Sinyal ini menunjukkan bahwa aset seperti saham mungkin rentan terhadap penurunan karena pasar mencapai puncak potensial dalam sentimen positif.
Meskipun teknikal pasar yang mendasari tampak kuat, indikator BofA menunjukkan keadaan euforia ekstrem. Investor harus memantau sinyal kontrarian ini dengan cermat, karena ini menunjukkan peningkatan risiko untuk aset yang sensitif terhadap pergeseran sentimen pasar dalam waktu dekat.
T: Apa itu Indikator Bull & Bear BofA?
J: Ini adalah alat kepemilikan yang digunakan oleh Bank of America untuk mengukur sentimen investor. Pembacaan pada tingkat ekstrem sering bertindak sebagai sinyal kontrarian untuk membeli atau menjual.
T: Apa arti sinyal jual dari indikator ini?
J: Ini menunjukkan bahwa optimisme investor terlalu tinggi, meningkatkan kemungkinan penurunan pasar jangka pendek atau konsolidasi untuk aset berisiko.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait