TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
1월 23, 2026
2 min read
2

Binance, bursa mata uang kripto terbesar di dunia, dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk memperkenalkan kembali saham AS yang ditokenisasi, menurut laporan dari The Information. Langkah ini akan memungkinkan pengguna untuk memperdagangkan aset digital yang mewakili saham perusahaan Amerika yang diperdagangkan secara publik.

Bursa ini sebelumnya menawarkan produk serupa pada tahun 2021 tetapi menghentikan layanan tersebut hanya setelah tiga bulan. Keputusan tersebut menyusul tekanan regulasi yang intens dari otoritas di beberapa negara, termasuk Inggris dan Jerman, terkait masalah kepatuhan terhadap undang-undang sekuritas.
Jika Binance melanjutkan rencana ini, ia akan bersaing langsung dengan platform perdagangan saham yang sudah mapan seperti Robinhood dan Revolut. Hal ini dapat secara signifikan mengaburkan batas antara keuangan tradisional dan industri aset digital, berpotensi menarik segmen pengguna baru ke platform.
Minat yang diperbarui terhadap token saham ini menandakan potensi perubahan strategis bagi Binance. Peluncuran produk semacam itu yang berhasil akan sangat bergantung pada navigasi lanskap regulasi global yang kompleks untuk memastikan kepatuhan penuh dan menghindari masalah yang ditemui sebelumnya.
Q: Apa itu token saham?
A: Token saham adalah aset digital yang mewakili satu saham perusahaan yang diperdagangkan secara publik. Mereka biasanya dijamin oleh portofolio sekuritas dasar.
Q: Mengapa Binance sebelumnya menghapus token saham?
A: Binance berhenti menawarkan token saham pada tahun 2021 di tengah tindakan keras regulasi global dan kekhawatiran tentang apakah produk tersebut mematuhi peraturan sekuritas.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait