TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
3月 26, 2026
2 min read
5

Grup media Jerman Bertelsmann sedang mengintensifkan upaya hukumnya untuk memerangi larangan buku di seluruh Amerika Serikat. CEO Thomas Rabe mengonfirmasi komitmen perusahaan, menyoroti semakin pentingnya pasar AS secara finansial, yang kini menyumbang 28% dari total pendapatan grup.
Amerika Serikat telah menjadi pasar yang krusial bagi Bertelsmann, dengan pangsa pendapatannya berlipat ganda dari sekitar 14% pada tahun 2011. Pertumbuhan ini disebabkan oleh ekspansi divisi-divisi utamanya, termasuk penerbit Penguin Random House dan grup musik BMG. CEO juga mencatat bahwa operasi di AS menyumbang pangsa keuntungan perusahaan yang bahkan lebih besar.
CEO Thomas Rabe melabeli pembatasan di berbagai negara bagian dan distrik sekolah AS sebagai "larangan buku faktual." Ia menyatakan bahwa Bertelsmann dan divisi penerbitannya secara aktif menentang langkah-langkah ini di pengadilan dan telah berhasil memenangkan setiap kasus hukum yang diputuskan hingga saat ini. Perusahaan memandang perjuangan ini sebagai tugas mendasar untuk melindungi kebebasan berekspresi.
Bertelsmann akan melanjutkan penentangan hukumnya yang kuat terhadap pembatasan buku di AS. Strategi perusahaan mengaitkan pembelaan kebebasan berbicara secara langsung dengan perlindungan kepentingan komersialnya yang signifikan dan berkembang di pasar Amerika.
T: Mengapa Bertelsmann memerangi larangan buku di AS?
J: Perusahaan menganggapnya sebagai tugas untuk menentang pembatasan kebebasan berekspresi, sebuah prinsip yang sejalan dengan bisnisnya sebagai penerbit besar di pasar utama.
T: Seberapa penting pasar AS bagi Bertelsmann?
J: Pasar AS menghasilkan 28% pendapatan Bertelsmann, angka yang telah berlipat ganda sejak 2011, dan menyumbang persentase keuntungan yang bahkan lebih besar.
Sumber: Reuters melalui Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait