TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 24, 2026
2 min read
2

Barclays memperkirakan periode konsolidasi untuk yuan Tiongkok terhadap dolar AS sepanjang musim panas. Prospek ini dibentuk oleh ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah dan tekanan musiman yang biasa terjadi pada mata uang tersebut.
Bank tersebut mencatat bahwa faktor-faktor seperti defisit jasa yang melebar dan permintaan dividen dari perusahaan Tiongkok yang terdaftar di Hong Kong akan membebani yuan. Hal ini menyusul periode penguatan yang didorong oleh peningkatan konversi FX korporat dan langkah-langkah dukungan dari People’s Bank of China. Surplus eksternal Tiongkok yang terus bertumbuh diperkirakan akan terus memberikan dukungan mendasar.
Menurut Barclays, yuan adalah salah satu mata uang yang paling tidak terpapar terhadap potensi guncangan harga minyak. Fokus pasar kini akan beralih ke laju apresiasi dalam keranjang China Foreign Exchange Trade System. PBOC tidak mungkin membalikkan tren apresiasi yuan, mentoleransi kenaikan bertahap jika keranjang tetap stabil.
Ke depan, laju pergerakan yuan akan menjadi krusial. Meskipun potensi kenaikan jangka panjang dalam keranjang CFETS signifikan, konsolidasi jangka pendek adalah skenario dasar. Ukuran konversi FX eksportir diperkirakan akan melambat tetapi akan tetap menjadi faktor pendukung.
T: Mengapa Barclays memperkirakan yuan akan berkonsolidasi?
J: Karena ketidakpastian di Timur Tengah, defisit jasa yang melebar, dan pembayaran dividen musiman.
T: Bagaimana sikap People’s Bank of China terhadap yuan?
J: PBOC tidak diperkirakan akan membalikkan apresiasi yuan dan tampaknya terbuka terhadap kenaikan bertahap.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

24 Mar 2026
AS akan Mensurvei Konsumsi Energi Pusat Data