Larangan Media Sosial Australia Menonaktifkan 4,7 Juta Akun Remaja

TrustFinance Global Insights
1月 15, 2026
2 min read
1

Perkembangan Utama
Regulator Australia melaporkan bahwa perusahaan media sosial telah menonaktifkan sekitar 4,7 juta akun milik remaja di bawah 16 tahun. Tindakan ini terjadi dalam bulan pertama setelah larangan nasional yang baru mulai berlaku.
Komisioner eSafety mengonfirmasi angka-angka tersebut, menyoroti dampak cepat dan signifikan dari undang-undang baru ini.
Tinjauan Regulasi
Undang-undang tersebut, yang mulai berlaku pada 10 Desember, adalah langkah pertama di dunia yang dirancang untuk membatasi akses media sosial bagi anak di bawah umur. Perusahaan menghadapi sanksi besar jika tidak patuh, dengan potensi denda mencapai hingga A$49,5 juta, atau US$33 juta.
Perusahaan teknologi besar, termasuk Meta, YouTube milik Google, TikTok, dan X, tunduk pada peraturan ini. Langkah ini meminta pertanggungjawaban platform tanpa menghukum anak-anak atau orang tua mereka.
Respons Pasar dan Platform
Jumlah akun yang dinonaktifkan secara signifikan melebihi perkiraan awal industri, menunjukkan kepatuhan yang kuat dari platform-platform besar. Meskipun sebagian besar perusahaan telah mematuhi, Reddit sedang menempuh jalur hukum untuk menantang validitas larangan tersebut.
Regulator juga memantau tren migrasi ke aplikasi yang lebih kecil, meskipun lonjakan unduhan awal belum berubah menjadi penggunaan yang berkelanjutan. Sebuah studi jangka panjang akan menilai dampak larangan ini terhadap kesehatan mental dan pasar digital.
Ringkasan
Fase awal larangan media sosial Australia telah mengakibatkan penonaktifan akun secara luas, menunjukkan efek langsung dari undang-undang tersebut. Meskipun kepatuhan tinggi, konsekuensi ekonomi dan sosial jangka panjang, bersama dengan tantangan hukum, akan menjadi faktor penting untuk dipantau ke depannya.
FAQ
T: Perusahaan mana saja yang terpengaruh oleh larangan media sosial Australia?
J: Larangan ini berlaku untuk platform-platform besar termasuk Facebook dan Instagram milik Meta, YouTube milik Google, TikTok, Snapchat, dan X.
T: Apa sanksi bagi perusahaan yang tidak patuh?
J: Perusahaan yang tidak patuh dapat menghadapi denda hingga A$49,5 juta.
Sumber: Investing.com
Ditulis oleh

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Pilihan terbaik minggu ini
Dapatkan E-Book SMC Gratis: Strategi Trading Terbaik Tahun 2025! Senilai Rp4,200,000
7 Faktor Utama yang Mempengaruhi Harga Bitcoin di Pasar Global
Analisis 15 Cryptocoin yang Layak Diinvestasikan pada 2025: Peluang dan Tren Pasar Kripto
Daftar Hari Ini untuk Mendapatkan E-book Gratis!
Apa itu Bitcoin? Mengapa ini menjadi mata uang digital yang menarik perhatian di seluruh dunia?
Artikel Terkait







