TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
ม.ค. 30, 2026
2 min read
1

Sebagian besar pasar saham Asia mengalami penurunan pada hari Jumat, mencerminkan sesi negatif di Wall Street. Penurunan ini sebagian besar didorong oleh saham-saham teknologi, karena sentimen investor memburuk menyusul berita mengecewakan dari perusahaan teknologi besar AS.
Aksi jual di Asia menyusul penutupan yang lebih rendah untuk S&P 500 dan Nasdaq. Kontributor signifikan adalah saham Microsoft, yang anjlok tajam di tengah kekhawatiran investor bahwa investasi besar dalam kecerdasan buatan mungkin tidak menghasilkan keuntungan yang diharapkan. Selain itu, aksi ambil untung (profit-taking) diamati di beberapa pasar regional, termasuk Tiongkok, yang telah mencatat kenaikan kuat sepanjang Januari.
Penurunan saham teknologi menyoroti meningkatnya pengawasan investor terhadap biaya tinggi yang terkait dengan pengembangan AI dan dampaknya langsung terhadap profitabilitas. Sentimen hati-hati ini membayangi optimisme pasar baru-baru ini. Di Jepang, para pedagang juga tetap fokus pada data inflasi Tokyo, mengantisipasi potensi pengetatan kebijakan oleh Bank of Japan, yang menambah lapisan ketidakpastian regional lainnya.
Penarikan pasar mencerminkan pergeseran selera risiko, didorong oleh kekhawatiran di sektor teknologi berpertumbuhan tinggi dan aktivitas ambil untung. Investor kemungkinan akan terus memantau pendapatan perusahaan dan sinyal bank sentral untuk arah masa depan.
T: Mengapa pasar saham Asia jatuh?
J: Mereka menurun terutama karena kinerja yang lemah di Wall Street, yang dipimpin oleh penurunan signifikan saham teknologi seperti Microsoft.
T: Apa kekhawatiran utama bagi investor teknologi?
J: Kekhawatiran utama adalah bahwa pengeluaran perusahaan yang besar untuk kecerdasan buatan mungkin tidak menghasilkan keuntungan finansial yang proporsional, ditambah dengan pertumbuhan cloud yang lebih lambat dari perkiraan untuk beberapa perusahaan.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait