TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 03, 2026
2 min read
5

Sebagian besar mata uang Asia melanjutkan pelemahan karena konflik Timur Tengah yang memanas memperkuat dolar AS, yang bertahan di dekat level tertinggi lima minggu karena permintaan aset safe-haven. Indeks Dolar AS menguat 0,2% selama jam perdagangan Asia, mencerminkan peningkatan kehati-hatian investor. Harga energi yang tinggi menambah tekanan signifikan pada pasar regional.
Serangan yang semakin intensif yang melibatkan AS, Israel, dan Iran telah meningkatkan kekhawatiran akan ketidakstabilan regional yang lebih luas. Teheran telah mengancam akan menutup Selat Hormuz, jalur air krusial untuk aliran minyak global. Hal ini menyebabkan lonjakan harga minyak mentah, sangat membebani mata uang negara-negara pengimpor energi bersih karena risiko inflasi dan defisit perdagangan.
Won Korea Selatan dan Rupee India termasuk di antara mata uang yang paling melemah, dengan pasangan USD/KRW naik 0,8% dan USD/INR menguat 0,4%. Hal ini mencerminkan tingginya eksposur ekonomi mereka terhadap kenaikan biaya minyak. Sebaliknya, yuan Tiongkok menguat setelah People’s Bank of China menetapkan titik tengah harian yang lebih kuat. Yen Jepang dan Dolar Australia juga mencatat kenaikan moderat terhadap dolar.
Ketidakpastian pasar tetap tinggi di tengah konflik yang sedang berlangsung. Dolar AS diperkirakan akan mempertahankan kekuatannya sebagai aset safe-haven utama, sementara mata uang negara-negara pengimpor energi di Asia kemungkinan akan tetap di bawah tekanan selama risiko geopolitik berlanjut.
T: Mengapa won Korea Selatan dan rupee India melemah secara signifikan?
J: Baik Korea Selatan maupun India adalah importir energi bersih utama, membuat mata uang mereka sangat rentan terhadap dampak ekonomi dari kenaikan harga minyak mentah yang didorong oleh konflik.
T: Apa yang menyebabkan dolar AS menguat?
J: Dolar AS diuntungkan dari statusnya sebagai aset safe-haven. Selama periode ketidakpastian global dan penghindaran risiko, investor biasanya memindahkan modal ke dolar untuk stabilitas.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

03 Mar 2026
Konflik Timur Tengah Menekan Sektor Mewah