TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
พ.ค. 11, 2026
2 min read
3

Saham Array Digital Infrastructure (NYSE:AD) dan Telephone and Data Systems (NYSE:TDS) masing-masing turun 5,7% dan 3% pada hari Senin. Penurunan ini dipicu oleh penurunan peringkat oleh Raymond James dari "Outperform" menjadi "Market Perform," dengan analis menyatakan bahwa saham-saham tersebut kini telah dihargai secara wajar.
Evaluasi ulang ini menyusul proposal oleh perusahaan untuk menggabungkan struktur dua saham mereka, sebuah langkah yang diyakini analis telah membuka nilai tersembunyi mereka. Meskipun Array Digital memiliki Q1 2024 yang kuat, TDS mengalami awal yang lebih lambat, dengan tekanan pendapatan tembaga lama sebagian mengimbangi pertumbuhan 32% tahun-ke-tahun dalam penambahan bersih serat optik residensial.
Pasar telah bereaksi terhadap sentimen bahwa potensi keuntungan dari pergeseran strategis sudah diperhitungkan. Investor akan mengamati penjualan spektrum Array Digital yang sedang berlangsung kepada T-Mobile dan Verizon. Untuk TDS, fokus tetap pada ekspansi serat optik dan mengintegrasikan akuisisi Granite State Communications sambil menavigasi panduan pendapatan yang diturunkan untuk tahun 2024.
T: Mengapa saham AD dan TDS diturunkan peringkatnya?
J: Raymond James menurunkan peringkat saham menjadi "Market Perform," meyakini bahwa saham-saham tersebut kini telah dihargai secara wajar setelah tindakan strategis membuka nilai intrinsiknya.
T: Bagaimana prospek perusahaan-perusahaan ini?
J: Array Digital berfokus pada penyelesaian penjualan spektrum besar, sementara TDS memperluas jaringan serat optiknya untuk mengatasi penurunan pendapatan dalam bisnis lamanya.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

11 พ.ค. 2026
FCC Dituduh Kampanye Penyensoran Terhadap Disney