TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 26, 2026
2 min read
17

Apple secara resmi telah meminta seorang hakim federal untuk menolak gugatan class-action yang diajukan. Gugatan tersebut menuduh perusahaan menipu pemegang saham dengan melebih-lebihkan kemampuan kecerdasan buatan asisten Siri-nya dan salah merepresentasikan kepatuhannya terhadap perintah pengadilan mengenai komisi App Store.
Dalam pengajuan ke pengadilan, Apple berpendapat tidak ada bukti bahwa mereka sengaja menyesatkan investor mengenai jadwal pengembangan fitur AI canggih di Siri. Mengenai App Store, perusahaan menyatakan tidak pernah menjamin bahwa langkah-langkah kepatuhannya dari perintah pengadilan Epic Games tahun 2021 akan sempurna. Gugatan ini dipimpin oleh National Pension Service Korea Selatan.
Tantangan hukum ini menguji transparansi Apple dalam pengembangan teknologi dan model pendapatan App Store-nya. Gugatan ini mencakup periode penurunan harga saham yang signifikan, dengan penggugat mengklaim kerugian ratusan miliar. Kasus ini meninjau kembali perintah pengadilan yang mengharuskan Apple mengizinkan tautan pembayaran eksternal, di mana sistem komisi 27% Apple berikutnya menuai kritik yudisial.
Keputusan pengadilan mengenai mosi Apple untuk menolak gugatan akan menjadi momen penting. Jika kasus ini berlanjut, hal itu dapat memiliki dampak besar pada saham Apple dan kedudukan hukumnya terkait dominasi App Store serta pengungkapan perusahaan kepada investor.
T: Tentang apa gugatan terhadap Apple ini?
J: Gugatan ini menuduh Apple melakukan penipuan sekuritas dengan menyesatkan pemegang saham tentang kemajuan AI Siri dan kepatuhannya terhadap aturan komisi App Store.
T: Siapa penggugat utama dalam kasus class-action ini?
J: Gugatan ini dipimpin oleh National Pension Service Korea Selatan, dana pensiun terbesar ketiga di dunia.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait