TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Thg 02 05, 2026
2 min read
2

Target produksi pesawat utama Airbus menghadapi ketidakpastian yang signifikan karena perjanjian pasokan mesin yang belum terselesaikan dengan Pratt & Whitney, anak perusahaan RTX. Tidak adanya kesepakatan untuk tahun 2026 dan 2027 menciptakan tantangan besar bagi target produksi masa depan pembuat pesawat tersebut.
Inti masalahnya adalah sengketa mengenai alokasi mesin antara jalur produksi Airbus yang baru dan bengkel perawatan yang melayani maskapai penerbangan dengan armada yang sudah ada. Pratt & Whitney memasok mesin untuk sekitar 40% dari jet keluarga A320neo yang menjadi patokan. Meskipun mesin saat ini dipasok berdasarkan jangka pendek, tidak adanya kontrak jangka panjang mempersulit perencanaan produksi.
Ketidakpastian pasokan ini secara langsung mengancam target Airbus untuk memproduksi 75 jet berbadan sempit per bulan pada tahun 2027, peningkatan signifikan dari tingkat saat ini sekitar 60 per bulan. Tantangan ini sudah terlihat dalam angka pengiriman, dengan Airbus mengirimkan 19 pesawat pada bulan Januari, penurunan dari 25 pesawat pada periode yang sama tahun lalu.
Meskipun presiden divisi mesin komersial Pratt & Whitney telah menyatakan keyakinan untuk mencapai kesepakatan, waktu terus berjalan. Industri memantau negosiasi dengan cermat, karena resolusi sangat penting bagi Airbus untuk mengukuhkan perkiraan produksinya dan menjaga stabilitas dalam rantai pasokan penerbangan.
T: Apa masalah utama antara Airbus dan Pratt & Whitney?
J: Konflik utamanya adalah ketidaksepakatan mengenai alokasi mesin antara manufaktur pesawat baru dan dukungan perawatan untuk maskapai penerbangan.
T: Bagaimana hal ini memengaruhi target produksi Airbus?
J: Ini membahayakan tujuan untuk memproduksi 75 jet berbadan sempit setiap bulan pada tahun 2027, karena Pratt & Whitney adalah pemasok mesin utama untuk keluarga A320neo.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

05 Thg 02 2026
Saham Teknologi Anjlok saat Kecemasan AI Melanda Pasar