TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 04, 2026
2 min read
7

Seorang eksekutif senior Goldman Sachs, Mahesh Saireddy, menyatakan bahwa dampak disruptif kecerdasan buatan akan menciptakan tantangan signifikan bagi pemberi pinjaman dalam menilai risiko selama dua tahun ke depan. Ketidakpastian ini mempersulit proses penjaminan emisi (underwriting) untuk klien korporat.
Berbicara di konferensi Bloomberg Invest, Saireddy menyoroti bahwa kekhawatiran tentang dampak AI telah bergeser dari pasar ekuitas ke pasar kredit, memengaruhi saham perangkat lunak dan manajer aset. Dia menekankan bahwa disrupsi ini melampaui industri perangkat lunak dan akan memengaruhi berbagai sektor.
Eksekutif Goldman Sachs memproyeksikan periode yang menantang untuk penjaminan emisi (underwriting) dalam 6 hingga 24 bulan mendatang karena banyaknya ketidakpastian yang terkait dengan integrasi AI ke dalam berbagai model bisnis. Hal ini menyulitkan evaluasi kelayakan kredit korporat jangka panjang dan kelangsungan model bisnis.
Pemberi pinjaman menghadapi periode ketidakpastian yang meningkat seiring AI terus membentuk ulang industri. Lembaga keuangan harus menyesuaikan model penilaian risiko mereka untuk menavigasi lanskap yang berkembang, karena metode penjaminan emisi (underwriting) tradisional mungkin terbukti tidak memadai untuk bisnis yang mengalami transformasi berbasis AI.
T: Apa tantangan utama bagi pemberi pinjaman terkait AI?
J: Tantangan utamanya adalah ketidakpastian bagaimana AI akan mengganggu model bisnis yang ada, sehingga sulit untuk menilai dan menjamin risiko secara akurat untuk klien korporat.
T: Eksekutif mana yang mengomentari masalah ini?
J: Mahesh Saireddy, co-head dari Goldman Sachs Capital Solutions Group.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait