TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
4월 08, 2026
2 min read
18

Para ahli pasar melaporkan bahwa penurunan signifikan dalam harga berjangka minyak mentah, menyusul pengumuman gencatan senjata baru-baru ini, tidak akan segera memberikan keringanan bagi konsumen AS di SPBU. Harga berjangka bensin dan solar grosir turun tajam, tetapi harga eceran hampir tidak bergerak, dengan harga bensin hanya turun satu sen menjadi $4,16 per galon.
Alasan utama harga tinggi yang berkelanjutan adalah penutupan Selat Hormuz yang terus-menerus dan ketidakpastian mendalam seputar stabilitas gencatan senjata. Analis menyoroti bahwa premi risiko geopolitik tetap ada. Ketidakpastian ini berarti pengecer ragu untuk menurunkan harga saat mereka menjual stok dengan biaya lebih tinggi, sebuah fenomena yang digambarkan sebagai harga naik seperti roket dan turun seperti bulu.
Harga diperkirakan akan tetap tinggi sepanjang musim panas. Pasar solar dan bahan bakar jet sangat rentan karena pasokan yang ketat dari Timur Tengah. Harga eceran solar terus naik menjadi $5,67 per galon, menunjukkan tekanan pasar yang berkelanjutan meskipun harga berjangka minyak mentah turun.
T: Mengapa harga bensin tidak turun seiring dengan harga minyak?
J: Pengecer lambat menurunkan harga karena ketidakpastian tentang biaya pasokan di masa depan dan kebutuhan untuk menjual stok yang ada yang lebih mahal.
T: Jenis bahan bakar apa yang paling terpengaruh?
J: Pasar solar dan bahan bakar jet sangat ketat, karena Timur Tengah adalah pemasok utama produk-produk ini dan jenis minyak mentah spesifik yang menghasilkannya.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.