TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
พ.ค. 04, 2026
2 min read
22

Potensi gangguan di Selat Hormuz menghadirkan tantangan kritis bagi pasar bahan bakar penerbangan global, dengan aliran bahan bakar jet menghadapi kendala yang jauh lebih besar daripada minyak mentah, menurut Melius Research. Tidak seperti minyak mentah, bahan bakar jet hampir tidak memiliki rute bypass yang layak, memperburuk risiko guncangan pasokan.
Dari 20-21 juta barel per hari yang melintasi selat, sekitar 3 juta adalah produk olahan. Stok bahan bakar jet agregat saat ini sudah 7 juta barel di bawah rata-rata musiman lima tahun, dengan pusat utama Amsterdam-Rotterdam-Antwerp berada pada titik terendah enam tahun. Timur Tengah hanya memiliki sekitar 18 hari cakupan pasokan, yang paling ketat di dunia.
Rantai pasokan bahan bakar penerbangan sangat terspesialisasi. Bahan bakar Jet A-1 membutuhkan bahan baku spesifik, sehingga sulit bagi penyuling di Eropa dan Asia untuk melakukan substitusi tanpa modifikasi perangkat keras. Selain itu, cadangan minyak strategis terutama menyimpan minyak mentah, bukan produk olahan yang dibutuhkan untuk mencegah krisis bahan bakar jet.
Dengan persediaan yang rendah dan kapasitas penyulingan yang secara struktural kurang di wilayah-wilayah utama seperti Eropa, setiap gangguan di Selat Hormuz dapat menyebabkan volatilitas harga yang parah dan kekurangan pasokan bagi industri penerbangan global. Pasar akan memantau dengan cermat ketegangan geopolitik dan dampaknya pada titik hambatan kritis ini.
T: Mengapa bahan bakar jet lebih berisiko daripada minyak mentah akibat gangguan Hormuz?
J: Bahan bakar jet tidak memiliki opsi pipa bypass yang tersedia untuk minyak mentah dan memerlukan proses penyulingan yang sangat spesifik dengan fleksibilitas bahan baku yang terbatas. Persediaan global juga berada pada tingkat yang sangat rendah.
T: Apakah cadangan strategis membantu dalam krisis bahan bakar jet?
J: Tidak, cadangan minyak strategis biasanya menyimpan minyak mentah, bukan produk olahan seperti bahan bakar jet, sehingga membatasi efektivitasnya dalam skenario spesifik ini.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.